Progresif! SMPN 1 Abab Gelar Ulangan Sumatif Akhir Semester Berbasis CBT, Selamat Tinggal Kertas Pen

PALI – Langkah maju terus ditunjukkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Salah satunya datang dari SMPN 1 Abab yang resmi mengadopsi penuh sistem digital dalam pelaksanaan Ulangan Sumatif Akhir Semester (SAS).

Tidak ada lagi pemandangan siswa yang sibuk meruncingkan pensil atau menumpuk lembar jawaban kertas. Sebagai gantinya, seluruh siswa kini berhadapan dengan layar gawai dan komputer melalui sistem CBT (Computer Based Test).

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk adaptasi sekolah terhadap perkembangan teknologi digital sekaligus mendukung gerakan ramah lingkungan (paperless).

Transisi ke Era Digital: Lebih Praktis dan Efisien

Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester berbasis CBT ini menandai berakhirnya era ujian menggunakan kertas manual di SMPN 1 Abab. Kepala Sekolah SMPN 1 Abab menyampaikan bahwa inovasi ini membawa banyak dampak positif, baik bagi siswa maupun para guru.

“Dengan sistem CBT, proses ujian menjadi jauh lebih praktis. Siswa tidak perlu takut salah melingkari jawaban, dan yang paling penting, hasil ujian dapat diproses secara lebih cepat, transparan, dan akurat oleh sistem,” ujarnya.

Selain efisiensi waktu, peralihan dari kertas ke digital ini secara signifikan memangkas biaya operasional sekolah untuk pencetakan soal dan penggandaan lembar jawaban.

 

Bagaimana Alur Ujian CBT di SMPN 1 Abab?

Untuk memastikan ujian berjalan lancar, pihak sekolah telah melakukan persiapan matang, mulai dari simulasi sistem hingga penataan ruang kelas. Berikut adalah gambaran pelaksanaan ujian:

Perangkat Fleksibel: Siswa mengakses soal ujian menggunakan fasilitas laboratorium komputer sekolah serta gawai (smartphone) yang telah dikonfigurasi khusus.

Aplikasi Khusus: Ujian menggunakan aplikasi atau platform CBT yang dilengkapi sistem keamanan tinggi, sehingga siswa tidak dapat membuka aplikasi lain atau mencari jawaban di internet selama ujian berlangsung.

Pengawasan Ketat: Meski berbasis teknologi, pengawasan ruang tetap dilakukan secara ketat oleh para guru untuk menjaga integritas dan kejujuran siswa.

 

Respon Positif dari Para Siswa

Peralihan metode ini rupanya disambut antusias oleh para siswa. Banyak yang merasa ujian dengan sistem digital jauh lebih interaktif dan tidak menegangkan dibanding metode konvensional.

“Awalnya sempat deg-degan takut salah klik, tapi setelah simulasi ternyata jauh lebih mudah pakai CBT. Kita tinggal klik jawaban yang benar, dan tidak lelah menulis atau menghapus di kertas,” ungkap salah seorang siswa kelas VIII.

 

Komitmen Menuju Sekolah Digital

Kendala infrastruktur pendukung seperti stabilitas jaringan memang selalu menjadi tantangan dalam penerapan teknologi di daerah. Namun, pihak SMPN 1 Abab berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas fasilitas digital mereka demi kenyamanan belajar siswa.

Keberhasilan pelaksanaan SAS berbasis CBT ini menjadi bukti nyata bahwa SMPN 1 Abab siap mencetak generasi yang melek teknologi dan mampu bersaing di era digital. Tetap semangat untuk seluruh siswa SMPN 1 Abab, semoga mendapatkan hasil yang memuaskan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hak Cipta © 2022 SMP Negeri 1 Abab. Tema: ColorMag - ThemeGrill | Powered by Rino Saputro, S.Pd